Detil Berita

Pelantikan BEM Fakultas Pertanian

  • CEPRYANA SATHALICA WIDYANANDA, SP., MM.  18 Apr 2022  Dibaca 231 kali

Pada Hari Senin 18 April 2022 bertempat di Aula PKM telah dilangsungkan Pelantikan BEM Fakultas Pertanian Universitas Madura oleh Dekan.

Dalam sambutannya Dekan mengatakan bahwa hanya sebagian kecil mahasiswa yang berkesempatan menjadi aktifis dan pengurus BEM Fakultas Pertanian, maka harus disikapi dengan penuh kesyukuran.

Kita tidak tahu akan ke mana jalur kehidupan kita ke depan, namun kita tahu bahwa setiap tahapan adalah bagian dari rencana besar Allah bagi kehidupan kita di masa depan. Demikian pula kehadiran kita sebagai pengurus organisasi kemahasiswaan ini, tentunya adalah bagian dari rencana Allah yang akan kita ketahui gambarannya bertahun-tahun kemudian.

Menjadi pengurus organisasi kemahasiswaan, harus siap bekerja maksimal. Hal ini akan menjadi bekal kita pada saat nanti memasuki dunia kerja. Seorang mantan aktivis, saat memasuki dunia kerja ia telah siap bekerja. Sebaliknya mereka yang selama kuliah tidak pernah aktif, maka saat memasuki dunia kerja, mereka akan terlebih dahulu belajar bekerja sama dengan orang lain, tanggap dan responsif terhadap permasalahan yang dihadapi. 

Oleh karena itu, gunakan kesempatan ini secara maksimal dengan siap menjadi laksana jarum detik pada sebuah jam. Ia tidak melihat apakah temannya bergerak atau hanya sesekali saja bergerak, namun ia terus berlari, berkeja dan berinovasi. Karena hanya dengan cara itu jam (organisasi) itu akan hidup dan dirasakan keberadaannya. Bila kita berhenti berlari, karena melihat teman kita juga tidak bergerak, maka organisasi itu pun akan berhenti.


Kami berpesan kepada  para pengurus BEM yang baru dilantik, agar dalam menjalankan program dan kegiatannya, mendukung terwijudnya Visi Fakultas Pertania yaitu : "Pada akhir tahun 2036 menjadi fakultas berstandar nasional yang relevan dengan pengembangan ilmu pertanian dan keunggulan lokal yang berkelanjutan"

Kami juga berharap para pengurus organisasi kemahasiswaan ini menjadi bagian penting dalam penciptaan budaya kampus UNIRA, antara lain :

Pertama, penataan lingkungan, kebersihan, dan pelayanan di kampus. Kita berharap memiliki lingkungan yang bersih, sejuk, nyaman serta semangat melayani dengan penuh penghormatan dan siap membatu orang lain.

Kedua, kita berharap sivitas akademika memiliki etos keilmuan, etos kerja, serta kejujuran. Semua mahasiswa memiliki semangat keilmuan yang tinggi. Semua dosen dan karyawan memiliki semangat kerja yang tinggi.

Ketiga, dalam relasi antar individu, marilah kita lestarikan nilai budaya Madura, yang penuh keramahan, sopan-santun, unggah-ungguh (Tawadlu’) dan sebagainya. Nilai-nilai ini tidak akan lekang oleh jaman. Kapan dan di mana pun, orang yang mampu menempatkan diri dan mau menghargai orang lain, pastilah akan mendapatkan apresiasi.

Satu lagi pesan yang ingin saya sampaikan kepada para mahasiswa, yaitu: “Apabila kita diberikan amanah kecil, kemudian kita tunaikan dengan kesungguhan yang besar, maka berarti kita sedang menyiapkan diri untuk diberikan amanah yang lebih besar”.